Minggu, 20 April 2014

ISLAH JARAYA 16

Ikatan Silaturahim Alumni Husnul Khotimah - Jakarta Raya 16
Sabtu,18 April 2014
@ Science Park UI

:)




SURGA (2)

 SURGA



Kita yakin dengan nikmat surga tiada batas
Coba bayangkan! Meski dirimu tak sanggup membayangkan
Kenapa kita selalu lupa?
Ada bidadari-bidadari yang selalu tertawa menemanimu

Yang bercanda setiap detik
yang berlari-lari bersamamu disana
Yang indah tak tertandingi

Allahu akbar, Subhanallah

Kenapa kita gak ngobrolin surga?
Engkau berjalan disana, menuju sungai nan-indah, 

bersama bidadarimu yang indah, cantik rupawan, tersenyum dihadapanmu, memeluk mesra dirimu.
Bergandengan tangan berjalan-jalan di kebun surga

Allahu akbar, subhanallah

Sahabat, aku yakin engkau menginginkan kenikmatan, happy
Dan itulah kenikmatan tak tertandingi sahabat
Hanya tinggal sekarang diri kita,
Memantaskan diri menuju kesana,
Mengikhlaskan diri karena Allah
Bersabar dan bersyukur
Dan selalu berusaha taqwa


Kuningan, 2013

Sabtu, 19 April 2014

SURGA

Tunggu apa lagi ?

 
Broo,
Bidadari surga udah nunggu lu
Iya! Yang cantik, yang gak pernah kepikiran cantiknya!
Tunggu apa lagi ?

Broo,
Telaga surga udah siap lo minum
Iya! Sekali minum lu gak bakal haus selamanya
Tunggu apa lagi ?

Broo,
Surga yang luasnya selangit dan bumi,,,,
Yang tiap detiknya nikmat terus udah nunggu lo
Tunggu apa lagi ?


Broo,
Buah-buahan di surga udah siap dimakan
Iya! Di dunia gak ada tandingannya

Bidadari, Sungai-Sungai, buah-buahan dan seluruh kenikmatan TAK AKAN BERAKHIR di surga

Tapi, ke surga harus realistis bro :)


"Maka bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang bertaqwa,
 yaitu orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit,
 Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan (memaafkan) kesalahan orang lain.
Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan."

 (QS. Ali-Imran: 133-134)

Kuningan, 2013 
@ Asrama Khondaq - HK



KOSONG


 KOSONG

Menembus awan
Menerobos atmosfer
Menyentuh merkurius
Kakiku masih di bumi

Menembus tanah 

Menerobos bebatuan
Menyentuh endosfer
Kakiku masih disini

Hanya angan kosong........

Kuningan, 29 Maret 2013
@ asrama khondaq-HK

Jumat, 18 April 2014

HIDUP "KATANYA"


Mereka bilang,,,
Hidup kami sempit
Bersahabat dengan tembok berduri

Mereka bilang,,,
Hidup kami kaku
Bersahabat degan aturan baku

Mereka bilang,,,
Hidup kami kelam
Bersahabat dengan warna-warna suram

Tapi kuyakin,,,
mereka tidak tahu
Bahwa dengan sahabat-sahabat kamilah, kami bersama membangun kehidupan Bangsa














  



Segala Puji Bagi Allah, Penguasa langit dan bumi



Kuningan, 2013

*Bahwa kehidupan pondok, bukanlah penghalang bagi kami untuk berlari diatas dunia yang begitu luass.
Kami terkukung, namun percayalah, hati dan pikiran kami melambung


 Percaya Tuhanmu,
Kekuranganmu adalah kelebihanmu


Kau Mungkin Harimau yang masih tertidur
Atau Mungkin Harimau yang sudah sadar tapi belum tahu kalau dia Harimau
Atau mungkin juga kau adalah seorang Harimau yang telah menelusuri alam kehidupan



Kebanyakan
orang, yang memiliki kekurangan dalam dirinya merasa bahwa ia adalah
orang yang tak berguna, tak berdaya, dan merasa tertinggal jauh dengan
orang-orang disekitarnya. Padahal, setiap orang itu diberi kemampuan
oleh Allah SWT, karena Allah menciptakan menusia dalam bentuk yang
sebaik-baiknya.


Allah SWT pun berfirman :

لقد خلقنا الانسان في أحسن تقويم
(Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik mungkin)


Cobalah.....
perhatikan bentuk kita, jangan hanya lihat dari segi postur dan ukuran.
tapi lihat juga bentuk kita dari segi "bentuk" pemikiran, kemampuan,
perasaan dan lain lain. Ternyata, kita itu lebih sempurna daripada
makhluk yang lainnya. (Tapi kalau di bandingkan dengan malaikat,
malaikat itu lebih "Mulia" daripada kita).
  
Untuk itu, kita sebagai manusia janganlah pernah bersikap pesimis atas
kekurangan yang kita miliki. Semestinya kita harus percaya kepada sang
Maha Kuasa bahwa Dia akan memberikan yang terbaik untuk kita. Rasul pun
optimis/percaya diri`dalam menyebarkan islam. Rasul juga percaya dengan
pertolongan Allah bahwa Islam akan mencapai kemenangan. Hingga pada
akhirnya Islam pun dapat menjadi besar dan meluas.
Lihat
juga peristiwa perang Badar. Bayangkan! Kubu kaum muslimin=300 orang
melawan kaum Musyrikin=10.000 orang. Secara logika, bila 300 dilawan
oleh 10.000, maka yang kalah adalah 300. Tapi pada kenyataannya pasukan
kaum muslimin yang berjumlah 300 orang-lah yang bisa menang. Mengapa?
saya yakin, "beberapa" kunci keberhasilan mereka adalah
>>>Percaya dan yakin akan pertolongan yang akan Allah berikan
dan Sikap optimis di dalam diri mereka bahwa islam akan menang.
SubhanAllah dan luarrr biasa...

    Kalau kita bicara masalah "melebihkan yang kurang", kita bisa ambil
contoh adalah Tukul. Saya mendapat pengetahuan dari Guru Bhs.Inggris
MTs saya di Ponpes.Husnul Khotimah bahwa "mas" Tukul ini memiliki
kekurangan kekurangan dalam dirinya. Yaaa... (kalau bahasa kasarnya)
agak kurang dalam hal penampilan diri. Tapi,, dia itu melebihkan apa-apa
yang kurang pada dirinya. Sehingga sekarang dia mendapatkan penghasilan
yang sangat besar. Ada juga contoh lainnya, bagi yang pernah menonton
video orang-orang cacat bisa mendapatkan prestasi-prestasi yang sangat
luar biasa. seperti, ada orang-orang yang tak memiliki tangan tapi ia
bisa berenang dan bertarung dengan orang yang sepertinya, sehingga ia
mendapatkan prestasi yang sangat berharga. Ada juga seorang pelatih
timnas basket Jepang, tapi ia tak memiliki tangan dan kaki. Lantas...
bgaimana dia bisa melatih permainan yang membutuhkan gerakan kaki dan
tangan tersebut??????
Itu dia keLUAR BIASAAN aura OpTiMiS dan yang Allah ciptakan di dunia ini. Sungguh Besar Kuasa Allah....N.....Klo mau nambah motivasi lagi, nonton aj Video "Agent 45" Karya kang Danang. 







Kuningan, 2010

RP

RATUSAN PEMUDA
 


1 Orang pemuda,
Menuliskan garis hidupnya sendiri
10 Orang pemuda,
Menuliskan garis hidupnya sendiri-sendiri
100 Pemuda,
Menuliskan garis hidupnya sendiri-sendiri-dan sendiri
Aku berharap,
Mereka bisa bertemu dan menulis garis kehidupan negeri ini
Kembali...


Kuningan, 2013